Pengajian Bulanan Masjid Darussalam Kampus 1 IMM FEB UAD “ Membangun Kesehatan Mental Pada Pribadi Muslim”

Oleh : Putri Amanah Sulaeman

Yogyakarta, Rabu, 22 Juni 2022- Bidang Tabligh dan Kajian Keislaman Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ( IMM ) Fakultas Ekonomi dan Bisnis ( FEB ) Universitas Ahmad Dahlan ( UAD ) Periode 2022/2023 telah melaksanakan Pengajian Bulanan Masjid Darussalam Kampus 1 UAD dengan tema “ Membangun Kesehatan Mental Pada Pribadi Muslim” pada hari Rabu, 22 Juni 2022 yang dilaksanakan secara offline di Masjid Darussalam Kampus 1 UAD dan secara online melalui Zoom Meeting. Peserta dari pengajian bulanan ini terdiri dari Dosen FEB dan Mahasiswa FEB sekitar 50 peserta.

Pengajian ini dibuka oleh IMMawan Ashraf N pada pukul 07. 45 WIB dan kemudian dilanjutkan dengan membaca ayat suci Al-Qur’an oleh IMMawati Dwi Ariyanti pada pukul 08.00 WIB. Selanjutnya acara inti yang diisi oleh pemateri yang sangat luar biasa. Beliau merupakan Dosen Program Studi Psikologi UAD yaitu Ibu Dr. Nurul Hidayah, M.Si., Psikolog. Materi yang disampaikan tentang Membangun Kesehatan Mental Pada Pribadi Muslim.

“ Bahwa orang yang sehat mental itu harus menggunakan keempat unsur ( akal, hati, hawa nafsu, nafs ) yang sudah dikarunikan Allah SWT kepada kita secara harmonis dan seimbang. Kalau menurut teori siskologi  orang yang sehat mental itu sepanjang dia berperilaku tidak mengganggu dirinya sendiri,dan orang lain, berusaha memperbaiki diri, dan menghabiskan waktu secara produktif.”

Penyampaian materi dan Tanya jawab berlangsung selama 60 menit. Kemudian penutupan sesi penyampaian materi dan tanya jawab dilakukan oleh moderator pada pukul 09.00 WIB. Selama berjalannya diskusi ada beberapa pertanyaan yang diajukan oleh peserta dan dijawab dengan baik oleh pemateri. Dengan terlaksananya pengajian bulanan ini semoga dapat terlaksana kembali di lain kesempatan dengan materi yang luar biasa. (p.a.s)

Editor : Aditya Pratama

 

 

Peresmian Laboratorium Pengolahan Sampah UAD Oleh Bupati Bantul Di Desa Murtigading

Kamis 02/06/2022 telah dilaksanakan kegiatan peresmian laboratoium pengolahan sampah yang dilaksanakan di Desa Murtigading. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Bantul H.Abdul Halim Muslih, Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan juga Kepala DLH setempat. Rangkaian kegiatan peresmian yang diisi dengan sambutan dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bantul, Rektor UAD yang diwakili oleh wakil Rektor Bidang Akademik, dan juga Bupati Bantul yang setelahnya dilaksanakan kunjungan pada tiap-tiap dusun yang telah melakukan pengolahan sampah rumah tangga.

Kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Bantul dengan UAD merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah kabupaten dengan akademisi dalam merealisasikan program pemerintah kabupaten. Kegiatan peresmian ini merupakan bentuk tindak lanjut dari MOU yang telah ditandatangani sebelumnya antara Universitas Ahmad Dahlan dan Pemerintah Kabupaten Bantul.

Dalam Sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik yaitu Rusydi Umar,ST., M.T.,Ph.D., menyampaikan permasalahan yang ada di Kabupaten Bantul terkait pengolahan sampah di Kabupaten Bantul, beliau menyampaikan

“Berdasarkan data yang ada, Kabupaten Bantul menghasilkan 400 Ton dalam sehari. Sementara pemerintah hanya bisa mengolah 100 Ton sampah dalam sehari…” ujar wakil rektor bidang Akademik dalam sambutanya.

Selain itu, beliau menyampaikan kepedulian UAD terhadap isu sampah yang ada di Kabupaten Bantul. Kepedulian tersebut dituangkan lewat pendirian Lab Sampah di Desa Murtigading untuk mendukung program Pemerintah Kabupaten Bantul.

Dalam kegiatan ini dijelaskan mengenai bagaimana tim dosen dibantu kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah FEB UAD melakukan penelitian dan riset untuk mengolah sampah rumah tangga yang ada di Desa Murtigading yang merupakan Desa mitra UAD. Dalam risetnya, tim UAD menemukan cara untuk mengolah sampah rumah tangga lewat pemilahan, pengolahan, dan pemakaian kembali hasil pengolahan.

Sambutan selanjutnya, oleh Bupati Bantul H.Abdul Halim Muslih menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi yang pesat telah menghasilkan dampak lingkungan yang kita rasakan bersama yaitu sampah. Apalagi peningkatan timbunan sampah hari-kehari meningkat secara signifikan. Dengan banyaknya marketplace  maka, pengusahaan membutuhkan kemasan atas barang-barang yang dikirim. Hal ini  juga akan mempercepat akumulasi timbulan sampah . Oleh karena itu, perlunya komitmen dalam mengolah sampah tersebut oleh masyarakat .

“saya yakin Desa Murtigading menjadi pemodelan percontohan pengolahan sampah yang sangat bagus di kabupaten Bantul . Sekali lagi, kehadiran  UAD ini sungguh sangat bermakna didalam mengakselerasi penanggulangan permasalahan sampah di kabupaten Bantul.” Tambah Bupati Bantul H.Abdul Halim Muslih (p.a.s/Adty)

Pengabdian Masyarakat Oleh Dosen UAD bersama IMM di Desa Murtigading

 

 

 

 

 

 

  Yogyakarta pada Minggu, 29 Mei 2022 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ahmad Dahlan menyelenggarakan pengabdian masyarakat oleh Dosen bersama IMM yang diketuai oleh Adhtiya Rechandy Christan, S.E.,M.M, Rikha Muftia Khoirunnisa, S.E., M.S.c, Indro Prastowo, M.Biotech, Hendro Kusumo Eko Prasetyo Moro, M.S.c bersama kader IMM yaitu Anggun Puspita Ningrum ( IMM FEB UAD), Neneng Nur Iriyani S ( IMM FEB UAD ), dan Della Chika Sekarningtyas ( IMM JPMIPA UAD ). Adapun program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan yaitu Tata Kelola Sampah dan Maggot Center Desa Murtigading ( Pemberdayaan Maggot BSF Sarana Pengelolaan Sampah Organic dan Alternative ( Pakan Ternak ) di Desa Murtigading, Kecematan Sanden, Kabupaten Bantul.

 Bpk Adhtiya Rechandy Christan, S.E.,M.M, selaku ketua pengabdian  Masyarakat mengatakan “ Bagaimana cara pengelolahan sampah  agar sampah-sampah ini tidak terbuang langsung ke TPSE Piyungan. TPSE Piyungan sudah hampir penuh sehingga agar tidak terjadi permasalahan penumpukan sampah. Karena  sampah- sampah yang sudah menumpuk terlalu lama akan menyebabkan bau yang tidak enak terutama sampah sisa makanan. Oleh karena itu , untuk meminimalisir permasalahan tersebut , UAD hadir untuk mengedukasi masyarakat membuat lab pengelolahan sampah dengan cara mengubah sampah anorganik yang masih memiliki nilai jual dengan dimasukan kedalam bank sampah, kemudian mengolah sampah organik yang sudah tidak bisa diuraikan oleh maggot dimasukan ke pengelolahan komposter, dan yang terakhir mengubah sampah minyak jelantah menjadi sabun minyak jelantah yang memiliki banyak kegunaan, salah satunya yaitu untuk mencuci pakaian”.

Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu agar masyarakat mengetahui bagaimana cara mengelolah dan memanfaatkan sampah dengan baik sehingga meminimalisir penumpukan sampah yang terjadi. Selain itu, hasil olahan sampah tersebut diolah menjadi suatu produk yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi . Harapanya dari kegiatan ini agar desa Murtigading bisa menjadi percontohan desa pengolahan sampah terpadu se-Bantul. (P.a.s/Adt)

SEMINAR KEWIRAUSAHAAN IMM FEB UAD “ MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN PADA GENERASI MILENIAL”

Oleh : Bidang Ekonomi Kewirausahaan

Untuk menambahkan pengetahuan dan memperluas wawasan kader IMM FEB mengenai bagaimana cara membangun sebuah usaha dan menjadi wirausaha muda, seminar kewirausahaan ini diselenggarakan oleh Bidang Ekowir PK IMM FEB UAD dengan Tema “ Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Pada Generasi Milenial ”, kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada hari Sabtu, 28 Mei 2022 melalui Zoom Meeting.

Kegiatan seminar ini dibuka dengan sambutan dari ketua umum PK IMM FEB UAD yaitu Immawati Putri Amanah Sulaeman yang mengatakan “Untuk menumbuhkan jiwa kewirausahan memanglah tidak mudah bagi kita, namun kita dapat memulai dari hal-hal kecil terlebih dahulu untuk memunculkan jiwa kewirausahaan tersebut. Apalagi kita sebagai kader IMM khususnya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis harus bisa menganalisis apa saja peluang usaha yang ada di lingkungan sekitar kita sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi yang ada”. Kemudian dilanjutkan sambutan dari Pembina IMM FEB Pak Aditya Recandy S. E. M.M yang mengatakan “ Banyaknya tantangan dan potensi yang sedang terjadi saat ini berjalan bersamaan. Oleh karena itu, bagaimana cara kita untuk menangani dan mendorong hal tersebut. Banyak yang menyatakan di Era Digital banyak sekali pekerjaan-pekerjaan yang tertutupi, tetapi dibalik itu semua ada peluang yang namanya ekonomi digital. Hal ini menjadi sebuah peluang untuk kita mengembangkan usaha kita di ekonomi digital tersebut”.

Selanjutnya yaitu inti materi yang disampaikan oleh Pak Neri Yulianto S.E yang merupakan Direktur Bintang Surya Mandani dan seorang aktivis yang menjabat sebagai Bendahara Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah . Narasumber menyampaikan  dengan gaya penyampaian yang komunikatif, interaktif, dan menginspirasi. Materi yang disampaikan tentang menumbuhkan jiwa wirausaha itu dimulai dari niat atau keyakinan untuk memotivasi diri sendiri, memulai bisnis dengan passion atau hobi, dan harus mempunyai target dan memperhatikan resiko  yang akan terjadi kedepan.

Usai pemaparan materi oleh narasumber, acara selanjutnya penutup yang ditutup oleh pembawa acara. Harapanya dengan seminar kewirausahaan ini mampu memberikan bekal kepada kader IMM FEB untuk lebih menyelami dunia kewirausahaan dan keterampilan berwirausaha. Karena dengan adanya ilmu tentang kewirausahaan, tentu saja akan lebih mempermudah kita dalam prakteknya nanti. (adty)